Senin, 06 Mei 2024

BAHAYA JIKA YANG MENJADI MAYORITAS ADALAH ORANG BODOH

Amatlah benar kata kaum cerdik pandai, jangan remehkan orang-orang bodoh yang berkerumun dalam jumlah banyak. Terutama di negara demokrasi yang secara prinsip rakyat berkuasa. Akan sangat berbahaya jika yang jadi mayoritas adalah yang kemampuannya dalam bernalar dan berpikir rasional jauh dari kompeten. Berabe!

Share:

ORANG YANG MENGUNGKAP DIRI LEWAT OBSESI DAN NEGASI YANG BERLEBIHAN

Orang yang ngebet pengin dihormati biasanya adalah orang yang justru tidak layak dihormati. Sementara orang yang sangat tidak menerima penghinaan biasanya adalah orang yang memang dari awal sudah lebih dulu menghinakan diri sendiri.

Kebenaran seringkali terungkap pada sikap seseorang yang berlebihan dalam menampakkan obsesi atau negasinya terhadap orang lain.

Share:

Jumat, 26 April 2024

Berhenti di Boomer

Semoga status merasa paling berjasa dan kebaikannya takbisa dibayarkan dengan harta sebanyak apa pun itu tamat di diri para boomer. Kiranya milenial, gen z, dan angkatan jaman selanjutnya tak mewarisi mental kalkulatif seperti itu.

Bahwa segala yang diberikan orangtua ke anak itu pada dasarnya kewajiban dan bukan pengorbanan. Bahwa orangtua harus banting tulang, bersusah payah, kerja siang-malam untuk menghidupi anaknya, semua adalah bagian dari konsekuensi logis atas pilihan mau berketurunan.

Maka, silakan berinvestasi pada emas, tanah, rumah, kesehatan, pendidikan, dan lain-lain … tapi jangan pada anak. Sebab mereka bukan aset. Mereka manusia otonom yang punya takdir dan jalan hidup sendiri.

Share:

Rabu, 20 Desember 2023

Watak Politisi Indonesia

Watak politisi Indonesia itu cuma tukar-tukaran peran setiap pemilu. Yang antagonis lima tahun belakangan tiba-tiba berlagak protagonis. Begitupun sebaliknya. Yang selama ini keras mengkritik penguasa, eh ujug-ujug malah melempem macam kerupuk basah di dalam mangkuk status quo.

Takada pergeseran nilai. Yang ada hanya pergeseran posisi. Tergantung dengan pihak mana mereka berkoalisi.

Share: